Sudah jelas sekali tidak ada umat manusia (yang saya percaya) bisa melihat masa depan, termasuk Deddy C, Mama L, dan magician atau clairvoyant lainnya, buat saya itu hanya impian semata apalagi sampai bisa tergambar dengan jelas, yang jelas biarlah masa depan hanya menjadi rahasia ilahi yang harus kita sebagai manusia jalani *tsaaah!
Ada apa dengan masa depan?
Sore kemarin saya iseng-iseng bertanya kepada Ayahanda tentang jaman dulu dia baru mulai keluarga, dengan pertanyaan tajam nan tumpul, "Pa, waktu si mama lahir gw perasaannya gimana?" dengan gugupgagap dia jawab dengan simple "Takut sih". Entah dimana letak ketakutannya, tapi dari takut itu bikin saya berpikir, Apa yang bakal kejadian nanti ya?
Impian buat jadi orang sukses selalu ada, bahkan saking seringnya berangan angan dan bermimpi tentang kesuksesan di masa depan sampai lupa, apa ya yang harus gw lakukan sekarang? Memang jawaban pasti ya, selesaiin Kerja Praktek, Tugas Akhir, terus keluar deh dari sarang lebah itu.
Dari masa depan yang terlalu depan, kalau gw tarik agak mundur, gw jadi berpikir tentang dunia perkuliahan gw yang rasa rasanya nggak kelar kelar. Sebagai contoh, kerja praktek, di kampus gw yang terletak di bilangan Jakarta Barat, sistem kerja praktek ini setiap minggu harus asistensi dengan dosen pembimbing, dan ini udah minggu ke (?) dan saya belum asistensi.
Ingin rasanya terus mimpi dan terus merancang masa depan sekokoh menyusun lego di jaman kecil dulu, tapi kalau lego lego tersebut nggak gw susun dari bawah tentu saja bakal roboh atau mungkin ngga setinggi yang diinginkan.
Lagi lagi gw dibuat berpikir, masa depan harus dibuat dari step step masa sekarang ini. Benar juga.
Yah semoga saja lego yang gw susun sekarang bisa sekokoh dan sebesar yang saya bayangkan. Toh ada pepatah yang mengatakan "semua orang sukses dimulai dari mimpi" . Sekian dulu coretan uneg unegnya, semoga kalian yang sedang KP atau TA atau Skripsi bisa buat lego yang kuat dan besar.
No comments:
Post a Comment